Orasi Perlindungan Anak oleh Ketua Forum Anak Kota Batam

Assalamualaikum wr.wb. Apa kabar teman teman semua?

Semoga teman teman dalam keadaan sehat dan dijauhkan dari segala penyakit. Sebelum berbicara lebih lanjut, ada pepatah yang mengatakan kalau “tak kenal maka tak sayang”, maka dari itu izin saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Yudi, dari Forum Anak Kota Batam, dan saya duduk di bangku SMK. Di sini Yudi  ingin menyampaikan orasi pidato tentang Darurat Pornografi terhadap anak di Kota Batam.

Peningkatan kasus pornografi terhadap anak di Kota Batam sudah sangat darurat. Pada tahun 2020 hingga tahun 2021, didominasi oleh kekerasan seksual pada anak. Data ini bisa kita lihat di Polda Kepri dan Komisi Perlindungan Anak Daerah. Sebelumnya, kami dari Forum Anak telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi agar terhindar dari kasus kekerasan dan pornografi. Karena tugasnya Forum Anak merupakan pencegahan, dengan memiliki 2 peran yaitu pelopor dan pelapor. Partisipasi anak dalam masa pembangunan, selain itu, sebagai time to know, yang tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak Indonesia, terkhusus anak-anak kota Batam, Kepulauan Riau, mengenai isu di lingkungannya.

Kita telah banyak mendengar berita bahwa kasus kekerasan seksual maupun pornografi yang telah menyebar melalui sosial media (Grup WhatsApp) di kota Batam sudah sangat darurat. Dengan adanya masalah ini di kota Batam, kami sangat prihatin kepada anak yang terjerumus ke hal-hal yang seperti itu. Dan tak jauh-jauh dari hal yang bisa menjadikan hal itu terjadi. Mungkin karena hal ekonomi, pendidikan, budaya, maupun pergaulan anak tersebut yang sudah tidak terkontrol oleh orang tuanya.

Terkadang orang tua maupun masyarakat lupa bahwa anak juga ingin didengar suaranya untuk menyampaikan pendapat yang ia inginkan. Mungkin ia ingin mendapatkan kasih sayang yang lebih agar ia mendapatkan perlindungan yang aman, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, untuk bapak, ibu, dan teman-teman mari memberi edukasi lebih tentang masalah kekerasan seksual kepada anaknya, memberikan dampak-dampak negatifnya apabila ia melakukannya, dan mengajarkan hal-hal kecil, seperti tidak bolehnya kerabat terdekat atau orang lain untuk memegang tubuhnya, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut bisa membantu mengurangi kasus-kasus pornografi.

Forum Anak sudah berupaya mencegah, salah satunya dengan mendatangi sekolah-sekolah sebelum masa pandemi untuk mengajarkan dampak-dampak negatif dari kita melakukan pergaulan bebas dan sebagainya. Dan di masa pandemi, kami membuat poster kampanye dan juga melakukan webinar untuk mengingatkan masyarakat luas.

Nah, teman-teman sekarang juga adalah Hari Kartini. Kita tahu bahwa Kartini adalah seorang perempuan yang hebat dan patut dicontoh oleh seluruh anak bangsa. Maka dari itu, untuk perempuan-perempuan hebat, marilah terus bersuara, menyampaikan pendapat-pendapatnya. Tidak ada yang rugi jika menyampaikan pendapat, karena pendapat itu, dari kita untuk kita juga yang akan merasakannya.

Teman-teman, cukup sekian penjelasan dari Yudi, dan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada Yudi. Jika ada kekurangan atau salah kata yang tidak mengenakkan di hati mohon dimaafkan. Kami dalam proses belajar. Semoga anak-anak Indonesia terbebas dari segala macam bentuk kekerasan, mulai dari kekerasan kepada orang tua, seksual, maupun perdagangan anak. Lindungilah anak-anak Indonesia dari pengaruh dunia maya yang berdampak negatif. Yudi juga ingin mengucapkan Selamat Hari Kartini buat perempuan-perempuan hebat. Teruslah berkarya! karena perempuan adalah salah satu manusia yang sangat kuat. Habis gelap terbitlah terang, sekian dari Yudi. Wassalamualaikum wr.wb.

 

(disampaikan secara online pada acara Kampanye dan Deklarasi Perlindungan Anak dan Perempuan Kecamatan Nongsa tanggal 21 April 2021)

Orator: Yudi Yansyah (16 tahun)
Editor: Lina Yanti
Proofreader: Mellysa Anastasya