Orasi Perlindungan Anak oleh Bendahara Forum Anak Kota Batam

Assalamualaikum wr.wb. Apa kabarnya?

Semoga tetap sehat dan semangat. Sebelumnya, izinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Ayudia Hadi Ningrum. Selain sebagai pelajar, saya juga berorganisasi di Forum Anak Kota Batam. Di sini saya akan menyampaikan orasi tentang Akhiri Kekerasan terhadap Anak di Kota Batam.

Ibu, Bapak, dan teman-teman semuanya,

Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota Batam mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 hingga Maret 2021 kasus kekerasan didominasi oleh kasus kekerasan seksual pada anak. Jenis kekerasan seksual terhadap anak yang paling sering kita dengar yaitu, pelecehan dan pencabulan. Penyebab kasus kekerasan meningkat karena faktor ekonomi, pendidikan, dan budaya patriarki. Dengan melonjaknya kasus kekerasan terhadap anak di Kota Batam membuat kita sangat prihatin.

Selain kasus kekerasan seksual, kasus kekerasan pada anak di Kota Batam yang terus meningkat adalah penelantaran dan eksploitasi. Ini juga sangat mengkhawatirkan padahal pemerintah melindungi anak-anak dari kekerasan yang sudah terpatri dalam Undang Undang Nomor 23 tentang Perlindungan Anak. Kekerasan pada anak sering kita lihat dan kita dengar. Tak jarang pelakunya orang-orang terdekat yang ada di sekitarnya. Maka dari itu, jika kamu melihat ada kekerasan anak di sekitarmu, jangan ragu untuk bercerita kepada orang tua atau orang dewasa lainnya yang bisa kamu percaya.

Ibu, Bapak, dan teman-teman semuanya, 

Untuk melindungi anak dari kekerasan seksual dan lain-lain, orang tua harus mengedukasi anak dengan mengajarkan anak untuk mengenali bagian tubuhnya, yang boleh dan tidak boleh disentuh. Mengajari anak agar berani berkata “tidak”, “jangan” dan “tidak boleh” ketika ada orang yang ingin menyentuh tubuhnya. Ajarkan anak laki-laki untuk menghargai anak-anak perempuan, sehingga ketika dewasa nanti tidak akan melakukan kekerasan. Dan ajarkan pada anak-anak perempuan bahwa mereka adalah sosok yang kuat, tangguh, dan berani, yang bisa melawan. 

Bagi orang tua kiranya perlu untuk selalu menjadi tempat pertama bagi anak bercerita. Bagi seorang anak, ayah dan ibu adalah rumah dan juga dunianya. Maka kami ingin orang tua bisa mencurahkan waktu bermain bersama kami, bisa menjadi teman, dan juga tauladan. Selain itu kami juga ingin didampingi agar kami lebih mengenal dunia yang kadang kala begitu asing bagi kami. Jika kami mengalami kekerasan, jangan salahkan kami, kami ingin sekali dipeluk dan disayangi oleh ayah dan ibu.

Ibu, Bapak, dan juga teman-teman semuanya, 

Kebanyakan anak yang menjadi korban kekerasan seksual dan lainnya, enggan untuk  melapor karena rasa takut dan rasa malu. Di sinilah  peran kita, Forum Anak sebagai pelopor memberikan dukungan dan berupaya dalam memberikan kepercayaan diri kepada mereka. Kita bisa membantu dan mengembalikan rasa kepercayaan diri agar anak merasa aman dan terlindungi.  Mari sama-sama kita stop kekerasan terhadap anak dan perempuan, lindungi mereka, dan dengarkan suara mereka.

Demikianlah orasi singkat dari saya, jika ada kekurangan mohon dimaafkan karena kami dalam proses belajar. Semoga anak-anak Indonesia terbebas dari segala macam bentuk kekerasan. Lindungi anak-anak Indonesia dari pengaruh kekerasan. Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang.

Wassalamualaikum WR WB. Salam Anak Indonesia ! 

(disampaikan secara online pada acara Kampanye dan Deklarasi Perlindungan Anak dan Perempuan Kecamatan Nongsa tanggal 21 April 2021)

Orator: Ayudia Hadi Arum (15 tahun)
Penyunting: Lina Yanti
Korektor: Mellysa Anastasya
Penerjemah: Hasna Fatina